Menu

Avanna – Website Berita Bola Paling Update

Pusat berita bola dunia yang selalu update

Alasan Timnas Australia Tak Mudah Ditundukkan

Timnas Australia Tak Mudah Ditundukkan

Upaya keras perlu Australia lakukan agar dapat masuk ke putaran final Piala Dunia 2018. Mereka dengan susah payah melangsungkan 22 laga untuk raih tiket ke Rusia. Usaha keras tersebut juga yang dipercaya bakal bikin Australia tidak akan mudah menyerah untuk berselisih pada tahap penyisihan gurp walaupun jelas status mereka bukanlah unggulan.

Tergabung di Grup C Piala Dunia 2018, Australia perlu berselisih dengan Prancis, Denmark, dan Peru. Daripada dengan 3 kompetitornya, Australia dapat dikatakan anak bawang. Prancis isinya sekumpulan pemain bintang yang bermain bersama para klub oke di Eropa mulai dari Paul Pogba hingga Antoine Griezmann. Les Bleus pun menjadi favorit sebab menjadi satu-satunya tim di Grup C yang miliki pengalaman menjadi juara di Piala Dunia.

Denmark sempat menjadi raja di Eropa pada tahun 1992 dan dengan materi pemain berada 1 tingkat di atas Australia. Begitu pula dengan Peru yang miliki latar belakang kemasyuran sepak bola Amerika Selatan.

Kemudian apa yang akan jadi pilihan utama Australia untuk mengha­dang para rivalnya yang lebih kuat? Militansi. Ya, Socceroos merupakan tim yang dikenal dengan wataknya yang keras kepala, tidak mudah untuk ditundukkan.

Mereka pun tim yang tahan banting. Hal tersebut terlihat dari perjalanan mereka untuk masuk ke Rusia 2018.  Berikut ini adalah fakta yang mendukung Australia tidak mudah kalah pada ajang Piala Dunia 2018.

Reputasi

Australia merupakan tim yang bepergian paling jauh untuk raih tiket ke putaran final ajang Piala Dunia 2018. Tim Cahill dan para rekannya perlu terbang sejauh 250.000 kilometer, berpindah-pindah melangsungkan pertandingan tandang ke Arab Saudi, Bangladesh, Iran, Jepang, Tajikistan, Iran, Malaysia dan selanjutnya melangsungkan sepasang playoff menghadapi Honduras.

Lewat 22 laga untuk pastikan maju ke Rusia, mereka cuma tunduk 2 kali, yaitu ketika berhadapan dengan Jepang dan Yordania. Sisanya, Australia mampu menangkan 14 laga dan 6 kali seri. Australia datang ke Rusia dengan reputasinya sebagai tim yang kokoh di konfederasinya.

Juara dua konfederasi

Australia adalah satu-satunya tim nasional yang mampu menjadi juara pada dua konfederasi berbeda. Mereka menjadi juara Oceania (OFC) empat kali di periode 1980 sampai 2004. Pada 2006, Australia berpindah konfederasi ke Asia dan mereka mampu menjadi juara Asia (AFC) pada 2015.

Berbekal reputasi apik di level konfederasi, Australia juga punya catatan cukup baik di Piala Dunia. Mereka pertama kali lolos ke putaran final pada 1974. Sejak 2006, Australia tidak pernah absen di Piala Dunia sampai saat ini. Pencapaian terbaik Australia adalah mencapai babak 16 Besar pada Piala Dunia 2006. Langkah mereka saat itu terhenti saat dikalahkan Italia 0-1.

Misteri kekuatan Australia

Kekuatan Australia pada Piala Dunia 2018 akan menjadi misteri, terutama bagi Prancis, Denmark, dan Peru yang menjadi rival mereka. Pasalnya, untuk mengarungi Piala Dunia mereka akan dipimpin oleh Bert van Martwijk setelah Ange Postecoglou, pelatih yang meloloskan Socceroos ke Piala Dunia 2018, mengundurkan diri.

Miliki Van Marwijk

Van Marwijk bukan nama asing di Piala Dunia. Pelatih berusia 65 tahun memiliki pengalaman panjang. Dia adalah juru strategi Belanda saat mencapai final Piala Dunia 2010. Van Marwijk juga berperan besar mengantarkan Arab Saudi ke Piala Dunia 2018. Dengan pengalamannya, Marwijlk punya potensi membawa Socceroos melaju jauh di Rusia.

Suporter Tim Australia Harus Terus Bertahan

Tim Nasional Australia Piala Dunia 2018

Para pendukung sepak bola tim nasional Australia di himbau oleh pemerintahnya untuk berpikir berkali-kali sebelum putuskan pergi ke Rusia untuk mendorong upaya tim Cahill dan para rekannya sepanjang laga di Piala Dunia 2018 pada tanggal 14 Juni hingga 15 Juli 2018.

Peringatan itu disusul dengan ketegangan ikatan diplomatik di antara Australia dan Rusia sebagai sebuah efek dari upaya pembunuhan bekas agen mata-mata Sergei Skripal di Inggris pada bulan Maret 2018.

Sebagai tim tuan rumah di ajang Piala Dunia 2018, Rusia sering kali tak benarkan tuduhan kalau mereka ada di balik aksi percobaan pembunuhan pada Skripal. Tetapi, lebih dari 20 negara telah mengusir diplomat Rusia dengan tuduhan kegiatan mata-mata dari negara mereka masing-masing, terdaftar dalam 2 diplomat Rusia di Australia.

Rusia selanjutnya memberi balasan dengan keluarkan 59 diplomat mancanegara di wilayah tuan rumah di ajang Piala Dunia 2018 tersebut, termasuk 2 dari Australia.

“Dikarenakan ketegangan politik yang tingkat, Anda semestinya lebih waspada pada kemungkinan sentimen anti-Barat atau pelecehan,” imbuh pemerintah Australia, Senin, 2 April 2018.

Deputi Perdana Menteri Australia Michael McCormack pun memberi nasehat pada para pendukung tim nasional mereka yang ingin pergi ke Rusia supaya pikirkan rancangannya berkali-kali.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Rusia, malah bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menuduh Barat berupaya hentikan negaranya jadi tuan rumah Piala Dunia 2018 di musim panas ini.

Menurut kantor berita Sputnik International pada hari Senin tanggal 2 April, arus pendukung sepak bola mancanegara bakal terus mengalir ke Rusia. Paling tidak sampai 300 ribu pendukung bakal hadir untuk kunjungi wilayah Rostov, seperti dijelaskan deputi gubernur wilayah itu, Yuri Molodchenko, lewat acara pariwisata di Kota Rostov pada hari Jumat kemarin.

Molodchenko pun bilang perwakilan Negara Korea Selatan, Swiss, dan Arab Saudi telah lakukan konfirmasi untuk datang pada acara Piala Dunia 2018 di wilayah Rostov.

Tim Nasional Australia Miliki Pelatih Anyar

Bert van Marwijk Melatih Tim Nasional Australia Piala Dunia 2018

Timnas Australia sekarang ini datangkan pelatih anyar usai pelatih lama mereka yaitu Ange Postecoglou dengan mengejutkan mengundurkan diri dari kursinya. Dengan resmi pada akhirnya Australia umumkan pelatih baru yaitu Bert van Marwijk.

Sebenarnya julukan Tim Nasional Australia di bawah besutan Postecoglou sudah punya prestasi yang oke dengan membawa mereka bermain ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Malah ini jadi keempat kalinya untuk Australia dengan beruntun bermain di kompetisi 4 tahun sekali tersebut.

Walau demikian, tidak ingin terlalu lama menunggu, akhirnya Australia telah temukan sosok pengganti Postecoglu. Pelatih yang berasal dari Belanda dengan banyaknya pengalaman tersebut pada akhirnya terpilih. Van Marwijk tercatat pernah memimpin Tim nasional Belanda dan juga membawa Arab Saudi bermain ke ajang Piala Dunia 2018 untuk yang pertama kalinya sedari tahun 2006.

Walau masih belum bertemu dengan kekuatan tim, namun Van Marwijk akui sedikit mengenal lebih dengan para pemain Australia. Terlebih lagi pada babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Asia, Australia dan Arab Saudi bergabung dalam 1 Grup B.

“Saya tahu banyak soal para pemain dan seperti apa tim bermain usai melatih mereka untuk 2 kualifikasi Piala Dunia pada 2016 dan bulan Juni tahun kemarin,” ucap Van Marwijk.

“Saya pun terkesan dengan timnas yang sudah dikembangkan FFA sepanjang beberapa tahun terakhir. Saya ucapkan terima kasih pada Steven Lowy, David Gallop, dan Kepala Kinerja Nasional FFA, Luke Casserly atas kepercayaan yang mereka perlihatkan pada diri saya,” sambung dia.

Pada ajang Piala Dunia 2018, Australia bakal tergabung di Grup C bersama Prancis, Peru dan Denmark. Van Marwijk juga berjanji bakal membawa Australia bermain lebih jauh dan tak cuma menjadi tim penghias di grup itu.

“Tanggapan saya pada mereka kalau kami tak pergi ke Rusia cuma untuk bersikap kompetitif. Saya ingin menangkan laga kami,” kata pelatih yang berumur 65 tahun tersebut.

Squad Tim Nasional Australia Piala Dunia 2018

Squad Tim Nasional Australia Piala Dunia 2018

Tim nasional Australia yang berusaha dengan keras sampai akhirnya bisa masuk ke putaran Piala Dunia 2018. Lewat babak Play-off, Australia bakal bermain di laga sepakbola paling besar yaitu Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung di Rusia. Australia bakal persiapkan pasukannya sampai bisa bermain lebih optimal ketika berhadapan dengan timnas lainnya.

Para tim yang tergabung dalam grup B pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia diantaranya adalah Arab Saudi, Jepang, Australia, Uni Emirat Arab, Iraq dan Thailand.

Untuk sang juara pertama dan runner-up grup otomatis lolos jadi bagian 32 nama tim di ajang Piala Dunia 2018, sementara peringkat ketiga grup harus ikuti play-off ronde keempat untuk lolos ke putaran Final Piala Dunia 2018.

Penjaga Gawang

Mathew Ryan (Brighton & Hove Albion)
Mitchell Langerak (VfB Stuttgart)
Danny Vukovic (KRC Genk)

Pemain Belakang

Matthew Spiranovic (Hangzhou Greentown)
Trent Sainsbury (Jiangsu Suning)
Ryan McGowan (Al-Sharjah)
Bailey Wright (Bristol City)
Brad Smith (AFC Bournemouth)
Milos Degenek (Yokohama F. Marinos)
Alex Gersbach (Rosenborg BK)

Pemain Tengah

Mark Milligan (Melbourne Victory)
James Troisi (Melbourne Victory)
Massimo Luongo (Queens Park Rangers)
Tom Rogic (Celtic)
Aaron Mooy (Huddersfield Town)
Jackson Irvine (Burton Albion)
Mustafa Amini (AGF)

Penyerang

Tim Cahill ((Melbourne City)
Robbie Kruse (VfL Bochum)
Mathew Leckie (Hertha BSC)
Tomi Juric (Luzern)
Jamie Maclaren (Darmstadt)
Awer Mabil (Pacos de Ferreira)

Pelatih

Ante Postecoglou (Australia)

Itulah daftar nama pemain Australia 2018 paling baru selengkapnya. Pemilihan seleksi pemain timnas akan berbeda-beda tiap waktu, bergantung dengan kebugaran pemain dan juga penampilan pemain yang bersangkutan di klub masing-masing. Tentu menarik untuk melihat kiprah tim nasional Australia di putaran final FIFA World Cup 2018 nanti yang rencananya bakal berlangsung di negara Rusia.

Kondisi Terbaru Neymar Jelang Piala Dunia 2018

neymar piala dunia 2018

Dokter tim nasional Brasil, Rodrigo Lasmar, mengumumkan berita gembira menyangkut situasi terbaru Neymar. Lasmar menyebut striker milik Paris Saint-Germain tersebut bisa tampil dengan kondisi fit 100 persen pada Piala Dunia 2018Rusia mendatang.

“Dari prediksi kami Neymar bisa datang dalam kondisi fit dan bisa menyiapkan dirinya dengan sempurna menatap Piala Dunia 2018,” ucap Lasmar saat diwawancarai GloboEsporte.

Walau begitu dia mengatakan Neymar belum akan langsung kembali ke performa terbaiknya usai pulih dari cedera. Menurutnya masih membutuhkan waktu lagi untuk eks penggawa Barcelona tersebut agar bisa mengembalikan lagi performanya seperti sedia kala.

“Kewajiban kami adalah meningkatkan kondisi fisiknya karena kemungkinan sekarang ini ada di tingkat yang rendah. Pemain yang pulih dari cedera butuh penanganan individu untuk pemulihan fisik yang terbaik,” ia menuturkan.

Neymar sendiri telah menepi dari skuat Les Parisiens sejak bulan Februari kemarin. Pesepakbola berusia 26 tahun terpaksa absen usai mendapatkan cedera metatarsal kelima dalam pertandingan menghadapi Olympique Marseille dalam laga lanjutan Ligue 1.

Michael Keane Optimis Tembus Skuat Inggris

michael keane everton 2018

Kendati tidak diikutsertakan ke dalam skuat The Three Lions pada pertandingan uji coba terakhir, Keane yakin betul akan dibawa oleh pelatih Gareth Southgate ke Rusia.

Palang pintu Everton Michael Keane berusaha keras untuk menyegel satu slot dalam skuat Inggris yang bakal bertarung di Piala Dunia 2018 mendatang.

Keane sendiri diacuhkan oleh manajer Gareth Southgate di jeda internasional bulan lalu, dimana dia tak masuk dalam daftar nama yang dipanggil melawan Belanda dan Italia.

Terlepas dari perasaan kecewa karena tak dipanggil, Keane tetap merasa optimis dan berjanji bakal mengeluarkan segenap kemampuan di tingkat klub pada akhir musim ini.

“Selagi saya kecewa tak dimasukkan ke dalam skuat Inggris, malahan hal itu memberikan saya motivasi tambahan untuk berlatih lebih keras dan masuk ke dalam skuat selanjutnya,” kata Keane.

“Saya pikir saya masih ada dalam pengawasan pelatih untuk Piala Dunia. Saya telah sering masuk ke dalam skuat itu di dua tahun belakangan ini.

“Saya sadar apabila saya tampil dengan kemampuan saya di sisa kompetisi, saya bakal mempunyai peluang yang bagus. Kini segalanya bergantung pada saya sendiri.”

Cedera Parah, Chamberlain Absen Di Piala Dunia 2018

Alex Oxlade-Chamberlain liverpool 2018

Impian Alex Oxlade-Chamberlain untuk mentas di Piala Dunia 2018 Rusia bersama tim nasional Inggris harus dikubur dalam-dalam usai pihak Liverpool mengumumkan cedera ligamen lutut yang ia dapatkan.

Cedera itu menimpa Oxlade-Chamberlain ketika Liverpool meraih kemenangan 5-2 atas AS Roma di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (25/4) dini hari kemarin. Ia terpaksa meninggalkan area permainan pada menit ke-18 usai mengerang kesakitan akibat tekel keras dari bek kiri Roma Aleksandar Kolarov.

Hal yang yang dikhawatirkan pun akhirnya terjadi karena beberapa waktu kemudian The Reds mengonfirmasi jika cedera sang gelandang rupanya memang serius.

“Melihat situasi cederanya, Oxlade-Chamberlain akan menepi di sisa musim ini bersama Liverpool dan serta putaran final final Piala Dunia di Rusia bersama Inggris,” demikian pernyataan resmi dari klub.

Walau begitu pihak Si Merah belum bisa memastikan berapa lama bekas penggawa Arsenal ini harus absen dengan menyebutkan bahwa “saat ini belum bisa ditentukan waktu kira-kira kapan dia akan kembali bermain.”

Tentu saja fakta ini adalah pukulan hebat untuk Oxlade-Chamberlain, yang tampil cukup gemilang sepanjang musim ini berseragam The Reds. Ia telah bermain dalam 42 pertandingan dengan lima gol ia sumbangkan pada musim perdananya di Anfield Stadium.

Bulan lalu Oxlade-Chamberlain bermain starter tatkala The Red Devils melawan Italia dan Belanda dan diyakini akan menembus skuat final Inggris untuk Piala Dunia. Tapi sayang cedera serius menggagalkannya terbang ke Rusia.