Menu

Avanna – Website Berita Bola Paling Update

Pusat berita bola dunia yang selalu update

Tinggalkan Barcelona, Tak Ada Kesedihan Yang Dirasakan Enrique

Tinggalkan Barcelona, Tak Ada Kesedihan Yang Dirasakan Enrique

Keputusan meninggalkan sebuah klub setelah tahun-tahun yang membanggakan dilalui , biasanya akan membuat seorang pelatih merasakan kesedihan dan emosional yang mendalam. Namun hal itu tak berlaku pada juru taktik Barcelona, Luis Enrique yang dipastikan meninggalkan Camp Nou selepas Seremonial Juara Copa Del Rey musim ini.

Tinggalkan Barcelona, Tak Ada Kesedihan Yang Dirasakan Enrique

Seperti diketahui, beberapa bulan yang lalu, Manajer asal Spanyol tersebut memang sudah mengambil keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak kerjanya di Barcelona, yang sejak awal memang akan berakhir pada musim panas ini. Alhasil, partai final copa Del Rey melawan Deportivo Alaves, pada minggu dinihari kemarin (28/05) Adalah partai terakhir bagi sang peramu taktik sebagai Nakhoda Iniesta Cs.

Normalnya, ketika memenangkan 9 gelar dari 13 yang tersedia, maka seorang pelatih akan merasa bersedih saat harus mengakhiri tahun-tahun indahnya tersebut. Namun, Luis Enrique jjuga tidak merasakan ada kesedihan dalam dirinya, dan sebaliknya, dia malah dipenuhi rasa gembira, karena para pemainnya selalu memberikan 100 persen kemampuan mereka di tiap pertandingan yang dia pimpin.

Jadi, Enrique pun demikian, dia akan tetap bangga dan tetap senang untuk para pemainya yang telah digiring untuk menjuarai sembilan titel bergengsi dalam tiga musim terakhir ini.

“Tak ada kesedihan, hanya kegembiraan sepenuhnya. Karena intensitas yang menjadi bagian dari profesi ini, ada banyak tangisan, jadi kepergian saya bukanlah hal yang menyedihkan, justru sebaliknya. Saya mendapat 100 persen dari tim saya dan saya memberi mereka 100 persen juga. Saya rasa tak akan ada orang yang bisa mengalahkan saya dalam hal tersebut,” ujar Enrique usai laga seperti dikutip ESPN.

Luis Enrique dicomot dari Celta Vigo pada musim panas tahun 2014 silam, pada musim pertamanya, dia memenangkan lima gelar, antara lain La Liga Spanyol, Copa Del Rey, Liga Champions Eropa, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Sedangkan pada musim keduanya, ada gelar La Liga, Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol yang dimenangkan Barcelona. Sayang, musim ini jumlah tersebut mengerucut menjadi hanya satu gelar saja, Copa Del Rey.

Leave a Reply